Turuti Pemerintah - Freeport Bisa Perpanjang Kontrak Lebih Cepat

Turuti Pemerintah - Freeport Bisa Perpanjang Kontrak Lebih Cepat

Oleh : Fuad Nur Hasan, 12 November 2015 - 17:11 WIB

Rencana perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia dalam waktu dekat, mendapat sinyal positif. Hal yang perlu dilakukan perusahaan tambang asal Amerika Serikat adalah menuruti kemauan pemerintah.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan Freeport memiliki banyak masalah selama mengelola tambangnya di Papua.

Rizal menyebutkan hal pertama menyangkut royalti, sedangkan yang kedua menangkut penanganan limbah, untuk ketiga ‎divestasi, dan keempat menyangkut pembangunan smelter.

"Nah kami katakan tadi, kalau Freeport memenuhi permintaan Pemerintah Indonesia, bukan tidak mungkin terjadi kesepakatan," ujar Rizal di gedung BPPT, Jakarta, Kamis (12/11/2015).

Pemerintah pun berencana mengubah waktu perpanjangan kontrak dari dua tahun menjadi 10 tahun sebelum masa kontraknya habis. Namun meski ada revisi Peraturan Pemerintah no.77 tahun 2014, selama Freeport tidak menuruti kemauan pemerintah, perpanjangan kontrak tidak bisa terjadi lebih cepat.

Rizal pun menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menyetujui perpanjangan kontrak sebelum 2019, atau dua tahun sebelum kontrak Freeport habis pada 2021.

"Sampai titik ini presiden belum setuju. Kami juga belum setuju," tegas Rizal.

 

(Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/11/12/turuti-pemerintah-freeport-bisa-perpanjang-kontrak-lebih-cepat)


Baca Juga :