kisah menyentuh anak indonesia yang menjadi tulang punggung keluarga lewat menjual sayuran

kisah menyentuh anak indonesia yang menjadi tulang punggung keluarga lewat menjual sayuran

Oleh : Yulianti, 7 December 2016 - 18:15 WIB

Assalammualaikum Sobat semuanya ^_^

Pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi kisah tentang salah satu anak indonesia yang luar biasa hebatttt
Remaja lelaki bertubuh mungil ini kerap ditemui di sekitar istana Bogor dan gedung balai kota Bogor. Walaupun sering nongkrong di sekitar istana Bogor, tentu saja dia bukan salah seorang penghuni istana. Remaja tanggung itu bernama Tomi. Mengapa ia sering berada di istana Bogor?

 Tomi, bukanlah remaja biasa. Ia remaja luar biasa. Tomi tumbuh dewasa melebihi usianya. Jika teman sebayanya menikmati masa remaja dengan penuh riang canda dan tidak sedikit yang berbuat nakal. Tomi mengisi masa remajanya dengan penuh perjuangan. Bagaimana tidak, di usianya yang masih belasan sudah menjadi tulang punggung keluarganya. Kepalan tangan kecilnya menjadi tumpuan hidup ibu dan kedua adiknya.

Tomi adalah sedikit dari remaja kita yang mau memikul tanggung jawab besar. Sulitnya kondisi ekonomi sejak ayahnya meninggal, memanggil naluri lelakinya. Tomi bangkit mengambil alih tanggung jawab sang ayah yang begitu dicintainya. Usianya yang masih kecil bukan hambatan baginya untuk bekerja. Setiap hari Tomi berjualan sayuran di sekitar istana Bogor dan balai kota Bogor. Tomi menjual sayurannya untuk pengunjung yang ingin memberi makan kijang.

Walaupun harus banting tulang mencari nafkah, Tomi tetap sekolah di sebuah SMU di kota Bogor. Tomi tetap ingin meraih pendidikan yang tinggi dan memperbaiki kehidupan keluarganya. Setiap hari Tomi berjualan sayuran yang diambil dari pamannya. Jika sayurannya habis Tomi mendapat Rp. 100.000, Rp 70.000 disetorkan ke pamannya dan sisanya diserahkan ke ibunya. Uang sebesar itu digunakan untuk makan sehari-hari dan membayar sewa rumah sekitar Rp. 400.000/bulan. Tidak mudah memang hidup bagi Tomi sekeluarga, tapi dengan semangat dan niat ikhlas pintu rezeki akan terbuka untuk keluarga ini.

selanjutnya bagaimana dengan kita sobat,, kita yang saat ini mungkin masih sekolah, kuliah, ataupun yang alhamdulillah sudah bekerja. sudahkah kita melakukan yang terbaik bagi keluarga kita, atau sebaliknya kita yang masih bergantung dengan keluarga kita, melihat perjuangan anak seperti Tomi atau anak-anak lainnya yang masih sangat belia namun sudah menanggung beban berat seperti itu, menjadikan kita harus tersadar bahwa kita haruslah berguna bagi orang-orang disekitar kita.

Wassalammualaikum Wr Wb


Baca Juga :